Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Bedah SKL UN 2016

Bedah SKL UN 2016 mata pelajaran Bahasa Indonesia tahap I di SMP Negeri 2 Purworejo pada hari Senin tanggal 2 November 2015 telah membahas separuh dari target pembahasan. Adapun bedah SKL UN 2016 mata pelajaran Bahasa Indonesia tahap II akan diselenggarakan pada hari Senin tanggal 30 November 2015 di SMP Negeri 1 Purworejo. Sebagai bahan kajian mohon rekan-rekan guru Bahasa Indonesia Kelas IX mempersiapkan diri untuk materi yang belum terbahas.

Pembahasan tahap I telah menghasilkan indikator soal sebagai berikut :
1. Disajikan teks eksposisi siswa dapat menentukan makna kata yang terdapat dalam teks.
2. Disajikan teks eksposisi siswa dapat menentukan makna kalimat yang terdapat dalam teks.
3. Disajikan teks laporan hasil observasi siswa dapat menentukan makna tersurat yang terdapat dalam teks.
4. Disajikan teks tanggapan kritis siswa dapat menentukan struktur teks.
5. Disajikan kutipan cerpen siswa dapat menentukan makna kata yang terdapat dalam kutipan.
6. Disajikan teks fabel siswa dapat menentukan makna kata yang terdapat dalam kutipan.
7. Disajikan kutipan cerpen siswa dapat menentukan isi kutipan.
8. Disajikan kutipan fabel siswa dapat menentukan isi kutipan.
9. Disajikan kutipan cerpen siswa dapat menentukan bagian orientasi teks cerpen.
10. Disajikan kutipan fabel siswa dapat menentukan bagian konflik dalam teks fabel.
11. Disajikan paragraf eksposisi yang rumpang siswa dapat melengkapi bagian rumpang dengan kalimat yang tepat.
12. Disajikan paragraf teks laporan hasil observasi siswa dapat menentukan kesalahan penggunaan kata.
13. Disajikan teks laporan hasil observasi siswa dapat menunjukkan kalimat yang salah dalam teks.
14. Disajikan teks laporan hasil observasi siswa dapat menunjukkan kalimat yang tidak padu dalam teks.
15. Disajikan sebuah kalimat siswa dapat menentukan kesalahan penggunaan penggunaan huruf kapital.
16. Disajikan sebuah kalimat siswa dapat menunjukkan kalimat yang menggunakan tanda baca yang tepat.
17. Disajikan sebuah teks laporan hasil observasi siswa dapat menentukan ide pokok teks.
18. Disajikan sebuah teks laporan hasil observasi siswa dapat menyimpulkan isi teks.
19. Disajikan teks tanggapan kritis siswa dapat menyimpulkan pendapat pro dalam teks.
20. Disajikan teks tanggapan kritis siswa dapat menyimpulkan argumen kontra dalam teks.
21. Disajikan sebuah teks eksposisi siswa dapat meringkas isi teks.
22. Disajikan kutipan teks cerpen siswa dapat menyiimpulkan makna simbol yang terdapat dalam teks.
23. Disajikan kutipan teks fabel siswa dapat menyiimpulkan makna simbol yang terdapat dalam teks.
24. Disajikan kutipan teks cerpen siswa dapat menyiimpulkan isi yang tersirat dalam teks.
25. Disajikan kutipan teks fabel siswa dapat menyiimpulkan isi yang tersirat dalam teks.

No. 26 sd. 50 belum dibahas
Indikator yang belum terbahas no 16 s.d. 33 :

16. menyimpulkan sebab/akibat konflik.
17. menyusun urutan kalimat berbagai jenis teks.
18. melengkapi kata, kalimat, paragraf.
19. menggunakan istilah dalam kalimat.
20. menggunakan kata bentukan (mengisi sesuai kaidah bentukan kata).
21. menggunakan ejaan (memperbaiki kesalahan ejaan dalam paragraf)
22. menggunakan tanda baca (memperbaiki tanda baca yang salah dalam kalimat/paragraf.
23. membandingkan penggunaan bahasa dan pola penyajian beberapa jenis teks.
24. menilai keunggulan/kelemahan karya sastra.
25. membandingkan pola pengembangan cerpen dan fabel.
26. membandingkan penggunaan bahasa cerpen dan fabel.
27. mengomentari isi, pola pengembangan/bahasa.
28. mengubah teks ke dalam bentuk lain.
29. menulis teks singkat sesuai dengan konteks.
30. memperbaiki kesalahan penggunaan kata, kalimat, dan ketidakpaduan paragraf.
31. menentukan alasan kesalahan penggunaan kata, kalimat, dan ketidakpaduan paragraf.
32. memperbaiki kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca.
33. menentukan alasan kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca.

Paska bedah SKL lokal ini kita akan mengikuti bedah SKL resmi yang akan dipandu petugas dari Puskur pada hari Sabtu tanggal 19 Desember 2015 di SMP Negeri 1 Purworejo.

Semoga sukses.

Iklan

24 November 2015 Posted by | Agenda | | Komentar Dinonaktifkan pada Bedah SKL UN 2016

RPP Teks Cerpen

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

 

  • SatuanPendidikan  : SMP
  • Mata Pelajaran        : Bahasa Indonesia
  • Kelas, Semester     : VII, 1
  • MateriPokok            : Cerita Pendek
  • Tema                         : Cerita Pendek Indonesia
  • Subtema                   : Kupu-kupu Ibu
  • AlokasiWaktu            : 6 x 40 menit (2 x TatapMuka)

A. Kompetensi Inti

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

 

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

1.2 Menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa sebagai sarana memaham iinformasi lisan dan tulis.
2.3 Memiliki perilaku kreatif, tanggung jawab, dan santun dalam mendebatkan sudut pandang tertentu tentang suatu masalah yang terjadi pada masyarakat
3.1 Memahami teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek baik melalui lisan maupunt ulisan
Indikator :
• menjelaskan struktur cerpen
• menjelaskan ciri-ciri bahasa cerpen
4.1 Menangkap makna teks hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek baik secara lisan maupun tulisan
Indikator :
• memaknai kata dan istilah dalam cerpen
• memaknai isi cerpen

C. Tujuan Pembelajaran
1) Siswa menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis.
2) Menunjukkan perilaku kreatif dalam menanggapai hal-hal atau kejadian
3) Siswa mampu menunjukkan perilaku tanggung jawab dalam menanggapai hal-hal atau kejadian
4) Siswa mampu menunjukkan perilaku santun dalam menanggapai hal-hal atau kejadian
D. Materi Pembelajaran
• Ciri-ciri cerita pendek
• Unsur pembangun latar cerita pendek
E. Metode Pembelajaran
Pembelajaran Berbasis Masalah ( Problem Based Learning )
F. Media
1. Teks Cerita Pendek
2. Gambar
3. Video
G. Sumber Belajar
1. Buku Siswa
2. Multi media
H. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama
a. Kegiatan Pendahuluan
1) Siswa merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya
2) Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
3) Siswa menerimai nformasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
4) Untuk menarik minat dan menggugah kesadaran siswa agar memilik iperilaku kreatif, siswa mendengarkan lagu Kupu-Kupu

b. Kegiatan Inti
Mengamati :
• Peserta didik membaca teks cerpen dengan cermat

Menanya :
• Peserta didik dengan atau tanpa bantuan guru menanya tentang teks cerpen ( struktur dan ciri-ciri bahasa)
• Peserta didik dengan atau tanpa bantuan guru menanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan isi cerpen
Mengeksplorasikan :
• Peserta didik menjawab/mengajukan pertanyaan isi teks cerpen
• Peserta didik mendiskusikan struktur isi teks cerpen (judul, tokoh dan penokohan, latar, konflik, klimaks, leraian, amanat)
• Peserta didik mendiskusikan ciri bahasa teks cerpen
• Peserta didik mendiskusikan makna kalimat atau kata yang diucapkan tokoh dalam teks cerpen yang dibaca
• Peserta didik membuat kalimat lain yang maknanya sama
• Peserta didik menjawab/mengajukan pertanyaan terkait dengan isi teks cerpen (pertanyaan literal, inferensial, integratif, kritis)
Mengasosiasikan :
• Peserta didik mengaitkan isi cerpen dengan kehidupan nyata
• Peserta didik membandingkan hasil diskusi tentang struktur teks cerpen untuk memperkuat pemahaman
Mengomunikasikan
• Mempresentasikan hasil diskusi tentang struktur teks cerpen dengan percaya diri dan bahasa yang lugas

c. Kegiatan Penutup
1) Bersama guru, siswa mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami saat memahami unsur cerita pendek.
2) Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran
3) Dengan sikap peduli, responsif, dan santun siswa mendengarkan umpan balikd an penguatan dari guru atas pernyataan mereka tentang hambatan dalam memahami unsur cerita pendek.
4) Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran

2. Pertemuan Kedua
a. Kegiatan Pendahuluan
1) Siswa merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya
2) Guru menyediakan teks syair lagu, siswa mengamati teks tersebut.
3) Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan yang dibangun dari teks syair di atas yaitu kata penghubung yang digunakan untuk menuliskan cerita pendek .
4) Siswa menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
b. KegiatanInti
Mengamati :
• Peserta didik membaca teks cerpen dengan cermat
Menanya :
• Peserta didik dengan atau tanpa bantuan guru menanya tentang teks cerpen ( struktur dan ciri-ciri bahasa)
• Peserta didik dengan atau tanpa bantuan guru menanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan isi cerpen
Mengeksplorasikan :
• Peserta didik menjawab/mengajukan pertanyaan isi teks cerpen
• Peserta didik mendiskusikan struktur isi teks cerpen (judul, tokoh dan penokohan, latar, konflik, klimaks, leraian, amanat)
• Peserta didik mendiskusikan ciri bahasa teks cerpen
• Peserta didik mendiskusikan makna kalimat atau kata yang diucapkan tokoh dalam teks cerpen yang dibaca
• Peserta didik membuat kalimat lain yang maknanya sama
• Peserta didik menjawab/mengajukan pertanyaan terkait dengan isi teks cerpen (pertanyaan literal, inferensial, integratif, kritis)
Mengasosiasikan :
• Peserta didik mengaitkan isi cerpen dengan kehidupan nyata
• Peserta didik membandingkan hasil diskusi tentang struktur teks cerpen untuk memperkuat pemahaman
Mengomunikasikan
• Mempresentasikan hasil diskusi tentang struktur teks cerpen dengan percaya diri dan bahasa yang lugas
c. KegiatanPenutup
1) Bersama guru, siswa mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami saat memahami struktur teks cerita pendek
2) Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran.
3) Dengan sikap jujur dan santun siswa menyampaikan hasil refleksi diri dari materi yang telah dipelajarinya.
4) Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa menyimak informasi mengenai rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
Pertemuan Ketiga
a. Kegiatan Pendahuluan
1) Siswa merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya
2) Siswa menerima informasi kompetensi, meteri, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.
b. Kegiatan Inti
Mengamati :
• Peserta didik membaca teks cerpen dengan cermat
Menanya :
• Peserta didik dengan atau tanpa bantuan guru menanya tentang teks cerpen ( struktur dan ciri-ciri bahasa)
• Peserta didik dengan atau tanpa bantuan guru menanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan isi cerpen
Mengeksplorasikan :
• Peserta didik menjawab/mengajukan pertanyaan isi teks cerpen
• Peserta didik mendiskusikan struktur isi teks cerpen (judul, tokoh dan penokohan, latar, konflik, klimaks, leraian, amanat)
• Peserta didik mendiskusikan ciri bahasa teks cerpen
• Peserta didik mendiskusikan makna kalimat atau kata yang diucapkan tokoh dalam teks cerpen yang dibaca
• Peserta didik membuat kalimat lain yang maknanya sama
• Peserta didik menjawab/mengajukan pertanyaan terkait dengan isi teks cerpen (pertanyaan literal, inferensial, integratif, kritis)
Mengasosiasikan :
• Peserta didik mengaitkan isi cerpen dengan kehidupan nyata
• Peserta didik membandingkan hasil diskusi tentang struktur teks cerpen untuk memperkuat pemahaman
Mengomunikasikan
• Mempresentasikan hasil diskusi tentang struktur teks cerpen dengan percaya diri dan bahasa yang lugas

c. Kegiatan Penutup
1) Bersama guru, siswa mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami saat memahami struktur teks cerita pendek
2) Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran.
3) Dengan sikap peduli, responsif, dan santun siswa mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru atas pernyataan mereka tentang hambatan dalam menulis cerita pendek legenda.
4) Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa menyimak informasi mengenai rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

22 April 2014 Posted by | Agenda | | Komentar Dinonaktifkan pada RPP Teks Cerpen

Pendidikan Karakter

Catatan Workshop Pengembangan Kurikulum tentang Pendidikan Karakter

Setidaknya, ada 18 pendidikan budaya dan karakter bangsa yang perlu ditanamkan kepada peserta didik melalui bangku pendidikan, sebagaimana tergambar dalam tabel berikut:

No. Nilai Deskripsi
1 Religius sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain).
2 Jujur perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
3 Toleransi Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
4 Disiplin tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
5 Kerja Keras perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.
6 Kreatif berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
7 Mandiri sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
8 Demokratis Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
9 Rasa Ingin Tahu Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
10 Semangat Kebangsaan Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
11 Cinta Tanah Air Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
12 Menghargai Prestasi Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
13 Bersahabat/Komunikatif Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.
14 Cinta Damai Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
15 Gemar Membaca Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
16 Peduli Lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
17 Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
18 Tanggung-jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

Secara bertahap dan berkelanjutan, ke-18 nilai tersebut bisa ditanamkan kepada peserta didik melalui kegiatan Ekstrakurikuler, Bimbingan Konseling, Pembiasaan (Terprogram, Rutin, Spontan, dan keteladanan), integrasi dalam mata pelajaran, dan Muatan Lokal (Mulok).
Semoga upaya mulia untuk membangun generasi masa depan yang berkarakter dan berkepribadian kuat benar-benar bisa terwujud. Tetap semangat dan salam peduli anak bangsa! ***

(Dikutip dari : Workshop Penguatan Tim Pengembang Kurikulum Prov. Jateng

17 Agustus 2010 Posted by | Agenda | | 2 Komentar