Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Mendung Bergerak

Mendung Bergerak

mendung bergerak

membawa galau berarak-arak

dari barak-ke barak

hingga angin menangalkan sorak

Di buritan masih ada kehidupan

yang terdiam tanpa jejak

 

Iklan

28 Juni 2016 Posted by | Puisi | Komentar Dinonaktifkan pada Mendung Bergerak

Purworejo Ditelan Hujan (2)

PURWOREJO DITELAN HUJAN (2)

 

Mula-mula gerimis datang

Mengetuk pintu malam

Membawa segala kenangan silam

Berebut tempat di bukit-bukit peradaban

Sudah itu sunyi terinjak-injak bara hujan

Dari jendela pengasingan
Kunikmati hembusan hembusan doa
Yang menggantung bersama sunyi
Dan sebuah puisi rindu tanpa durasi

Kini menungging di Jonggrangan

Melintasi jalur berliku di sisi bukit bukit kecil

Sebentar ladang vanili sudah itu area persawahan

Arah angin bertentangan memaksa diriĀ menoleh ke belakang

Menyambut banyak musim indah di Bukit Menoreh

Kadangpula rintihan berguguran

Menimbun segala jenis kehidupan.

 

22 Juni 2016 Posted by | Puisi | Komentar Dinonaktifkan pada Purworejo Ditelan Hujan (2)

Sajak Pintu

kecemasan menari-nari bersama hujan
laba rugi tidak lagi diperhitungkan
manakala hidup ini masih dalam ujian
untuk apa perjalanan diperjuangkan
(bukankah lebih baik membuka jalan pikiran?)

26 Desember 2015 Posted by | Puisi | Komentar Dinonaktifkan pada Sajak Pintu