Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Purworejo Ditelan Hujan (2)

PURWOREJO DITELAN HUJAN (2)

 

Mula-mula gerimis datang

Mengetuk pintu malam

Membawa segala kenangan silam

Berebut tempat di bukit-bukit peradaban

Sudah itu sunyi terinjak-injak bara hujan

Dari jendela pengasingan
Kunikmati hembusan hembusan doa
Yang menggantung bersama sunyi
Dan sebuah puisi rindu tanpa durasi

Kini menungging di Jonggrangan

Melintasi jalur berliku di sisi bukit bukit kecil

Sebentar ladang vanili sudah itu area persawahan

Arah angin bertentangan memaksa diriĀ menoleh ke belakang

Menyambut banyak musim indah di Bukit Menoreh

Kadangpula rintihan berguguran

Menimbun segala jenis kehidupan.

 

Iklan

22 Juni 2016 - Posted by | Puisi

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: