Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Bahasa Indonesia dalam Ranah Keilmuan

BAHASA INDONESIA DALAM RANAH KEILMUAN

Kurikulum 2013 memberikan porsi alokasi waktu terbesar untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Khususnya di SMP Alokasi waktu pembelajaran mata pelajaran ini 6 jam per minggu. Tidak ada mata pelajaran lain yang sebanyak itu. Bahkan Matematika yang tergolong kategori mata pelajaran “sulit” hanya  5  jam per minggu.
Tidaklah mengherankan kalau mata pelajaran Bahasa Indonesia dijadikan penghela dan pembawa ilmu pengetahuan. Hal ini kiranya beberapa hal mendasar dalam implementasi Kurikulum 2013 antara lain dalam beberapa kutipan berikut.
“Titik tekan pengembangan Kurikulum 2013 adalah penyempurnaan pola pikir, penguatan tata kelola kurikulum, pendalaman dan perluasan materi, penguatan proses pembelajaran, dan penyesuaian beban belajar agar dapat menjamin kesesuaian antara apa yang diinginkan dengan apa yang dihasilkan. Pengembangan kurikulum menjadi amat penting sejalan dengan kontinuitas kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya serta perubahan masyarakat pada tataran lokal, nasional, regional, dan global di masa depan. Aneka kemajuan dan perubahan itu melahirkan tantangan internal dan eksternal yang di bidang pendidikan pendidikan. Karena itu, implementasi Kurikulum 2013 merupakan langkah strategis dalam menghadapi globalisasi dan tuntutan masyarakat Indonesia masa depan.
Pengembangan Kurikulum 2013 dilaksanakan atas dasar beberapa prinsip utama. Pertama, standar kompetensi lulusan diturunkan dari kebutuhan. Kedua, standar isi diturunkan dari standar kompetensi lulusan melalui kompetensi inti yang bebas mata pelajaran. Ketiga, semua mata pelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Keempat, mata pelajaran diturunkan dari kompetensi yang ingin dicapai. Kelima, semua mata pelajaran diikat oleh kompetensi inti. Keenam, keselarasan tuntutan kompetensi lulusan, isi, proses pembelajaran, dan penilaian. ” (PANDUAN PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMP, Kemendikbud 2014).

Dari kutipan di atas dapat ditarik simpulan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia pun harus mengikuti garis keilmuan sebagaimana kelima prinsip tersebut.

Ada dua sisi pokok perubahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013, yaitu berkaitan dengan pendekatan Saintifik dan yang berkaitan dengan materi pembelajaran.

Berkaitan dengan Pendekatan Saintifik guru harus mampu meramu pembelajaran dengan langkah-langkah pembelajaran berdimensi keilmuan, yaitu Observing (mengamati), Questioning
(menanya), Mengumpulkan informasi/ eksperimen, mengasosiasikan/mengolah informasi, dan mengkomunikasikan. Model pembelajaran yang sesuai untuk langkah-langkah ini antara lain Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning), Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning), dan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning).

Perubahan yang berkaitan dengan materi pembelajaran Bahasa Indonesia adalah perihal struktur teks. Ada lima struktur teks yang harus ditemukan sendiri oleh siswa dalam proses pembelajaran dan bukan diberitahu oleh guru, yaitu struktur teks hasil observasi, struktur teks tanggapan deskriptif, struktur teks eksposisi, struktur teks eksplanasi, dan struktur teks cerita pendek.

Iklan

23 Juni 2014 - Posted by | Presentasi |

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: