Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Gerimis Senja

gerimis senja mengutuk jalan pikiran

besar kecil dalam tautan

tiada henti menaburkan

garis-garis nasib

menghadapi pergantian

tidak untuk sebidang pekerjaan

bukan untuk merakit peradaban

adalah musim yang merayu waktu

sebelum hari mengatub kelam

Iklan

18 November 2011 - Posted by | Puisi |

4 Komentar

  1. gerimis selalu menghadirkan keremangan…

    Komentar oleh nanangrusmana | 18 November 2011

  2. Kereeen.. ! Keep writin’ ! \(´▽`)/

    Komentar oleh CatatanHatiKu | 18 November 2011

  3. Bagus sekali.. 🙂

    Komentar oleh tuaffi | 18 November 2011

  4. gerimis senja menyambut malam dingin ….. ah .. aku ndak pandai bikin puisi 🙂

    Komentar oleh Ely Meyer | 19 November 2011


Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: