Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Geguritan 2

nadyan sliramu sesingidan

jroning cahyo tanpa rerupa

jroning piwulang tanpa kekandha

mapan iku darbe tandha

tumrap lakuning gesang manungsa

tumrap bebudening luhur ngawiyat

mula buka lumampahing nala

sun gegurit

sun pahargya

bibit bebet pagrasuking kasarjanan

mugi dadiya jampi

sumyak gagating reformasi

 

Iklan

25 November 2011 Posted by | Puisi | | 4 Komentar

Gerimis Senja

gerimis senja mengutuk jalan pikiran

besar kecil dalam tautan

tiada henti menaburkan

garis-garis nasib

menghadapi pergantian

tidak untuk sebidang pekerjaan

bukan untuk merakit peradaban

adalah musim yang merayu waktu

sebelum hari mengatub kelam

18 November 2011 Posted by | Puisi | | 4 Komentar

monolog

MONOLOG SEORANG BOCAH

“selamat pagi, kakek”
tanya seorang bocah bernama merdeka
terkejut sang kakek menggeliat
matanya hampir sobek melihat sisa rembulan
bibirnya gemetar menahan senyum
lidahnya berkellejot menahan kata-kata
mimiknya menyimpan dalam dalam mutiara diam
hanya seringai wajahnya mendendangkan lagu kepura-puraan
lagu wajib bagi para penyandang kewajiban

maka berdirilah sang bocah
kaki sombongnya mendobrak sepi
jemari lentiknya membesi
mulut durhakanya mengangkangi mata pagi
“kemana nenek moyangku mengubur diri, kakek”
bulan bergetar kesiangan
mendadak pudar disambar gelegar
mata-mata dalam formasi nanar
dan kakek itu menjadi patung yang sabar

“wahai malam, siapa suruh kakek diam”

teriak bocah itu terdengar oleh malam yang terlanjur diam
di mana-mana
bahkan di dunia kasat mata
tempat nenek moyang bersembunyi
menganyam rindu
di pagi buta.

16 November 2011 Posted by | Puisi | | 1 Komentar