Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Cemara yang Kuyu

Cemara yang kuyu
masihkah dirimu menyisakan rindu

beliung ini begitu memuting sunyi
mematahkan ranting-ranting
mengikis nyali hati

seperti penantian yang tak pasti
hari-hari yang tak cerah kudapati

Cemara yang kuyu
masihkah dirimu menyisakan rindu

Iklan

8 November 2010 - Posted by | Puisi |

1 Komentar

  1. Tentu saja masih sisakan rindu meski cemara-cemara terbungkus abu.. 🙂

    Komentar oleh SanG BaYAnG | 8 November 2010


Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: