Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Sajak Batang Pisang

Sajak Batang Pisang (II)

pelepah pelepah lelah memandang
geriap mata hitung sinis dan garang
pedang-pedang nyali menerjang
berbondong bondong menyayat
luka demi luka.

luka
demi luka
abadi di dalam
dalam abadi

nganga lukaku tak lagi bernilai ulang
panjang karibku takjuga berjabat silang

sajak batang pisang
diriku semata wayang

22 November 2010 Posted by | Puisi | | 1 Komentar

Cemara yang Kuyu

Cemara yang kuyu
masihkah dirimu menyisakan rindu

beliung ini begitu memuting sunyi
mematahkan ranting-ranting
mengikis nyali hati

seperti penantian yang tak pasti
hari-hari yang tak cerah kudapati

Cemara yang kuyu
masihkah dirimu menyisakan rindu

8 November 2010 Posted by | Puisi | | 1 Komentar