Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Kidung Matahari

Kidung Matahari

siang semakin riuh
pola tingkah semesta gaduh
peta peradaban kian runtuh
: bersimpuh

panasmu luka retak
di antara berita norak
selingkuh kian marak
: terjebak

buka mata lebar lebar
hingga sadar engkau nanar
sebelum hari hingar bingar
: bersabar

(menyeberangi jembatan matahari semakin teduh dalam hati)

Iklan

8 Agustus 2010 - Posted by | Puisi |

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: