Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

derai pagi

Derai Pagi

gerimis mengetuk pintu pagi

mampukah kau tidak menggangguku

wahai sepi

beri aku sebuah inspirasi

biar kunikmati sisa senyum samar rembulan

bertahanlah untuk segera menghabisi

secangkir kopi sunyi

bertahanlah untuk segera menghentikan

serpihan jingga di cakrawala

bertahanlah untuk segera menganyam

kata-kata yang lama terpendam

bertahanlah untuk segera mendengarkan

berisik pikiran di punggung siang

( jalan kian sunyi

bahkan terpelanting

dalam gelayut ranting kesibukan

membuatku tak sempat berpaling

dari derai pagimu )

Iklan

24 Juni 2010 Posted by | Puisi | | 5 Komentar