Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Mega – Mega Liar

Mega – Mega Liar

mega-mega liar tertiup angin semakin nanar

membumi rebah ratapan rindu mengendap pedih

jalan tunggu menebing gusar hati berdebar

deru melaju teriak  datang beralih-alih

mengetuk dinding malam mengikis jendela kelam

terantuk beku kantuk membatu menyibak pintu

bulan temaram menahan gegas tiap jendela

mengabarkan getar bintang-bintang


bersama
, … kegelapan menjadi terang
lenyap pulalah abjad abjad kebohongan

mimpi sumbang saling sambung bersulang seling
selinbgkuh seru ayat-ayat kejujuran melintas perdu

tabik

begitulah salamku yang pertama
menggelitik
menggeliat
menggoda
meronta

wahai
juntrung kelana ajakan setia
berkoar
berkobar
berkibarlah

bersama untuk semua
begitu senantiasa.


Iklan

12 April 2010 Posted by | Puisi | | 1 Komentar