Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Desak Sunyi

Desak Sunyi (Puisi Riyadi)

senandung rindu merimbun kelam
nyanyian pecundang menjarah malam
lumpuh cahaya berebut ruang
berdesak-desak dalam pikiran

dilema jiwa menggenang beban
rontog menyentak sunyi membumi
bijak kesumat berkalang laknat
menikam belati sukma sendiri

kumparan jiwa meronta-ronta
menyempit kandang
menghela kekang

pusaran bakti terlunta-lunta
menyumbat nadi
menumbal hati

di beranda zaman angin sepoi berdoa
melautkan jiwa tiada terampuni

pesat beringas darah kesumat
menindas tegas jerit jelata

di atas panggung sepi
terasa sunyi makin mendesak.

Purworejo, 9 Maret 2010

Iklan

14 Maret 2010 - Posted by | Puisi |

2 Komentar

  1. sunyi yang menghentak

    JANGAN BUANG SMSINDAH ANDA, Simpan disini

    Komentar oleh alamsutr4 | 14 Maret 2010

  2. rindu yang menggebu, dalam dekapan sunyi

    Komentar oleh yudairza | 14 Maret 2010


Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: