Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Suara Suara

Suara Suara

suara suara siang bersambung sumbang

membayang petang  gelimang kerja

berbaring di kubur matahari

membintang tatap tanpa istirahat

pintu pintu tanpa nama

ketukannya selalu sia sia

jarak pandang liar sepinya

mengusik jejak merindu sapa

harus kemanakah arah perginya ….

menebar gelap di kubur kelam.

pergi pun menyandung luka.

derai kidung mendinding dzikir.

tahajjud melepas mimpi.

kiranya indah peraduan semata…

Iklan

13 Februari 2010 - Posted by | Puisi |

2 Komentar

  1. wahhh baru gini aja sudah mantab kang, apalagi sambungannya ya…

    salam hujan

    Komentar oleh Arif Agus Bege'h | 14 Februari 2010

  2. tetap nekat mencuri lihat di mana jari anda menggurat, meski nama kang sastro di jendela saya tak lagi terlihat. tetap ku cari tetap ku curi. suara-suara.

    Komentar oleh Pa'e Sekar | 16 Februari 2010


Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: