Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Mekar Melati

Puisi Riyadi – untukku sendiri berdendang di medan hati

MEKAR MELATI

kembali seperti saat pertama
meskipun aku juga sudah lupa
bagaimana menyapa mekar melati
suatu pagi setidaknya satu titik henti
bukan taman tetapi rimba hati

matahari merayap di tiap dinding
mengagummu aku jadi merinding
dinding teteskan luka lama
pada cinta yang pertama menyeberang

yogyakarta mungkin masih sebuah sepi
dikoyak zaman dimangsa ilusi
tiada kukejar sinar peduli
begitu panas menyengat hati

ke ujung jalan rindu bertaut
meraut wajah mekar melati
meski gamang siang menanti
senja lupa tiada terjaga

…………………………………………………………………………………………………………………………………

( “beri aku bunga melati yang mekar di lubuk hati” : KARTINI *)

………………………………………………………………………………………………………………………………..

Iklan

6 Februari 2010 - Posted by | Puisi |

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: