Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Cakrawala Mayapada

CAKRAWALA  MAYAPADA

ke pematang malam aku kembali
rumah bahagia anak dan isteri

walau buram telanjangi mata
tetap kuraih kutimang setia

sudah kuduga malam tenggelam
menghardikku menyamar kelam
ketika kata tiada bertatap
merabamu sepi merupa warna

engkau bukan bernama malam
karena membenam sunyi berdiam
meski hidupku sebuah malam
kepadamu aku pulang membisu

malam bicara pada siapa
mimpinya tiada terduga
cakrawala mesra di padang maya

diriku kembali sebatang kara

Purworejo, 2 Januari 2010

Iklan

21 Januari 2010 - Posted by | Puisi |

1 Komentar

  1. membayangi puisi kekasih di atas…
    andai saja kekasihku benar2 begitu..

    Komentar oleh wahyu | 22 Januari 2010


Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: