Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Visi 2010

Paguyuban Amrih Rumaket -AR- mewujudkan harapan anggota rekreasi ke Bali naik pesawat.
Ternyata memimpin itu berat, apalagi ketambahan harapan dari anggota yang seolah tertumpu pada pemimpinnya. Wahai apa yang akan Anda lakukan jika terjadi mission imposibel?
Dalam benak ini terjerat betapa visi 2010 ini membebani pikiran. Dilematis dan sentimentil banget antara “deal” or ‘no deal’ – pinjam istilah Mas Tantowi Yahya – hicks. Tinggal beberapa hari lagi harus mengambil keputusan. Bagaimana ini? Bagaimana nanti? Menimbang, membaca situasi, menguras energi …. semakin pusing saja.
Wahai anggota ayolah bersuara. Jangan pasung aku dengan kebisuan yang mencekam. Atau bunuh saja perasaanku biar kujalankan pikiran. Atau apa? Bila sampai akhir tahun ini tak muncul juga sumbangsih pikiran, maka untuk apa harus kupikirkan semua ini? Sebenarnya kehendak siapa ini ? Kehendak Organisasi, apa kehendak pribadi, apa sekedar keinginan peduli? Mengapa semakin sepi saja. Ini layaknya pembelajaran di kelas rendah. Ketika diberikan kesempatan bertanya tak seorang anakpun bertanya. Ketika diberikan kesempatan tak seorangpun anak berpendapat. Ketika ditanyakan kehendaknya tak seorang pun mengutarakan jawab. Ketika diberikan pertanyaan merekapun tertanya-tanya, apa sih jawabannya. Ketika ditawari yang menguntungkan mereka koor …setuju…. Ketika diajukan langkah berikutnya mereka membisu. Dan ketika aku tidur mereka pura-pura tak tahu appa pun. Ketika mereka saling bertanya aku terbangun tanpa mengerti apa sih yang mereka pertanyakan.
Visi 2010 mengapa tiba-tiba menjadi jenuh?

Iklan

2 Desember 2009 - Posted by | Presentasi |

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: