Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Selamat Malam Puisi

Kuantar Engkau ke bilik tanpa lori

Bersama sayup-sayup ritual musim sunyi

 

Bola-bola api sejarah para sufi

Mengutuk kebenaran tersembunyi

 

Di antara reruntuhan tahta maknawi

Singgasana seni perlahan lenyap

Mengibarkan duaja frustasi

Berkepanjangan dari mimpi ke mimpi

 

Malam tinggal sepotong puisi

Yang tercuri dari hati ke hati

17 April 2017 Posted by | Puisi | Tinggalkan komentar

Mendung Bergerak

Mendung Bergerak

mendung bergerak

membawa galau berarak-arak

dari barak-ke barak

hingga angin menangalkan sorak

Di buritan masih ada kehidupan

yang terdiam tanpa jejak

 

28 Juni 2016 Posted by | Puisi | Komentar Dinonaktifkan pada Mendung Bergerak

Purworejo Ditelan Hujan (2)

PURWOREJO DITELAN HUJAN (2)

 

Mula-mula gerimis datang

Mengetuk pintu malam

Membawa segala kenangan silam

Berebut tempat di bukit-bukit peradaban

Sudah itu sunyi terinjak-injak bara hujan

Dari jendela pengasingan
Kunikmati hembusan hembusan doa
Yang menggantung bersama sunyi
Dan sebuah puisi rindu tanpa durasi

Kini menungging di Jonggrangan

Melintasi jalur berliku di sisi bukit bukit kecil

Sebentar ladang vanili sudah itu area persawahan

Arah angin bertentangan memaksa diri menoleh ke belakang

Menyambut banyak musim indah di Bukit Menoreh

Kadangpula rintihan berguguran

Menimbun segala jenis kehidupan.

 

22 Juni 2016 Posted by | Puisi | Komentar Dinonaktifkan pada Purworejo Ditelan Hujan (2)