Riyadi's Blog

Menggagas Wacana Guru Blogger

Pembelajaran Pantun

Sekilas tentang Pembelajaran Pantun

1.   Pengertian Pantun

Pantun merupakan salah satu karya sastra Melayu yang sampai sekarang masih dikembangkan. Kata pantun mempunyai arti ucapan yang teratur, pengarahan yang mendidik.  Pantun juga dapat berarti sindiran. Zaman dahulu, pantun digunakan sebagai bahasa pengantar atau bahasa pergaulan. Pantun dikenal di berbagai daerah, namun dengan nama yang berbeda. Di Jawa Tengah dikenal dengan parikan, di Toraja dikenal bolingoni, di Jawa Barat dapat ditemukan  pantun dalam bentuk nyanyian doger, di Surabaya ludruk , di Banjarmasin tirik dan ahui, gandrung di Banyuwangi, dan di Makassar kelong-kelong. Selain merupakan ungkapan perasaan, pantun dipakai untuk menghibur orang.

2. Ciri-ciri pantun

Pantun memiliki ciri-ciri tersebut, antara lain:

a. mempunyai bait dan isi,

b. setiap bait terdiri atas baris-baris,

c. jumlah suku kata dalam tiap baris antara delapan sampai dua belas,

d. setiap bait terdiri atas dua bagian, yaitu sampiran dan isi.

e. Bersajak ab ab

Perhatikan contoh di bawah ini!

Pantun dua baris, misalnya :

Anjing hutan suka melolong (sampiran)

Jangan suka bicara bohong (isi)

Pintu diketuk ada tamu (sampiran)

Rajin membaca bertambah ilmu (isi)

Pantun empat baris, misalnya  :

Sampiran :

Desa sawah mulai menghijau

Di tengah ada pematang

Isi :

Apa arti bertindak maju

Kalau tanpa pemikiran matang

3.  Bentuk dan jenis pantun

Pantun yang sering dipakai adalah pantun dua baris dan empat baris. Bentuk pantun bermacam-macam, misalnya: pantun anak-anak, pantun jenaka, pantun suka cita, pantun kiasan, pantun nasehat, pantun duka cita, pantun budi pekerti, pantun agama, dan lain-lain.

Perhatikan contoh berikut!

Pantun anak :

Enak nian buah belimbing

Mencari ke pulau sebrang

Main bola ada pembimbing

Binatang apa berhidung panjang?

Pantun jenaka :

Orang mudik bawa barang

Pakai kain jatuh terguling

Kamu senang dilirik orang

Setelah sadar ternyata juling

Pantun jenaka :

Indah nian sinar mentari

Purnama datang tak berbelah

Melihat orang malas berlari

Ternyata sandal tinggi sebelah

Pantun sukacita :

Gurih nian ikan gurami

Tambah nikmat dengan kacang

Alangkah senang hati kami

Panen raya telah datang

Pantun kiasan :

Luas nian samudra raya

Pagi-pagi nelayan melaut

Tak berguna memberi si kaya

Bagai menebar garam di laut

Pantun nasihat :

Jalan-jalan ke Semarang

Bawa bandeng tanpa duri

Belajar mulai sekarang

Untuk hidup kemudian hari

Pantun dukacita :

Beras miskin disebut raskin

Yang mendapat tak semua

Aku ini anak miskin

Harta benda tak kupunya

Pantun budi pekerti :

Siapa yang tak simpatik

Melihat bunga dahlia

Kulit putih berwajah cantik

Sudah ayu berhati mulia

Pantun agama :

Minum susu di pagi hari

Tambah nikmat tambah cokelat

Pandai-pandai membawa diri

Siapa tahu kiamat sudah dekat

4.  Pantun berbalas

Pantun berbalas adalah pantun yang dimainkan dua kelompok. Kelompok tersebut dapat dikembangkan menjadi kelompok “pro” dan “kontra” atau kelompok gadis dan kelompok jejaka. Jumlah anggota per kelompok tiga sampai lima orang. Berbalas pantun dipimpin oleh seorang moderator yang bertugas untuk menengahi permainan. Setiap sesi berbalas pantun harus mempunyai tema. Urutan berbalas pantun terdiri atas pembukaan, isi, dan penutup.

Rangkuman

1.   Pantun adalah karya sastra Melayu yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

a. Mempunyai bait dan isi.

b. Setiap bait terdiri atas baris-baris.

c. Jumlah suku kata dalam baris antara delapan sampai dua belas.

d. Setiap bait terdiri atas sampiran dan isi.

e. Bersajak ab ab.

2.   Pantun berbalas adalah pantun yang dimainkan oleh dua kelompok, antara kelompok pro dan kelompok kontra. Pantun tersebut dipimpin oleh seorang moderator untuk menengahi permainan berbalas pantun.

(Disarikan dari Buku  BSE Aktif Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII karya Dewi Indrawati & Didik Durianto Jakarta : Pusbuk, 2007.)

Uji Kompetensi

A.  Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!

1. Di bawah ini yang merupakan ciri-ciri pantun adalah ….

a.   mempunyai bait dan isi, terdiri atas baris-baris, terdiri atas sampiran dan isi, bersajak ab ab

b.   mempunyai bait dan isi, terdiri atas baris-baris, terdiri atas sampiran dan isi, bersajak aa bb.

c.   mempunyai bait dan isi, bersajak abba, terdiri atas baris-baris, terdiri atas sampiran dan isi.

d.   bersajak bbaa, mempunyai bait dan isi, terdiri atas baris-baris, terdiri atas sampiran dan isi.

2.    ikan mas hidup di kolam

diberi makan gadis kerempeng

tertawa terkekeh dari dalam

melihat anjing pakai topeng

Pantun di atas termasuk pantun ….

a. anak-anak  b. sukacita   c. kiasan  d. jenaka

3. Jumlah suku kata tiap baris dalam pantun adalah ….

a. delapan sampai dua belas     c. enam sampai sepuluh

b. tujuh sampai dua belas          d. sembilan sampai dua belas

4. Dalam pantun empat baris yang disebut sampiran terdapat pada baris ….

a. pertama dan kedua         c. kedua dan ketiga

b. pertama dan ketiga         d. keempat

B. Tugas Terstruktur !

1. Apakah arti kata pantun?

2. Sebutkan ciri-ciri pantun!

C. Tugas Mandiri!

Cobalah kamu lengkapi pantun di bawah ini!

1 burung malam burung hantu

mata jeli malam hari

………………………………………………………

………………………………………………………

2. ………………………………………………………

………………………………………………………

berbuat baik setiap hari

agar hati dekat dengan tuhan

3. air laut berwarna biru

di atas pasir ada kepompong

………………………………………………………

………………………………………………………

4. indah bunga mawar merah

semerbak wangi kemuning

………………………………………………………

………………………………………………………

5. ………………………………………………………

………………………………………………………

jaga kebersihan tiap waktu

kesehatan nikmat sendiri

6. matahari terbit pagi hari

sinar pagi menyehatkan badan

………………………………………………………

………………………………………………………

Pengayaan :

1.  Buatlah pantun dengan tema berikut!

a. Menabung dan hari tua

b. Belajar dan masa depan

c. Malas dan Kebodohan

2.  Buatlah masing-masing satu buah!

a. Pantun anak-anak

b. Pantun agama

c. Pantun nasihat

d. Pantun jenaka

e. Pantun sukacita

(Disarikan dari  BSE “Aktif Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII”  untuk kepentingan pembelajaran intern)


1 Juni 2010 - Posted by | Presentasi |

3 Komentar

  1. wah ma kasih lho mas atas artikelnya !
    seksama aku membacanya, seksama aku sesaki ilmunya dalam cakrawala pembelajaranku tentang menulis..

    Komentar oleh rini intama | 8 Juni 2010

  2. Beritahu saya Tugas mandiri jawabannya…..
    Masalahnya aku dapat tugas dari guru
    semoga mau membantu

    Komentar oleh Aan | 4 Agustus 2010

  3. Iya nih gan ..ane juga ada tugas mandiri dr guru
    boleh tau jawaban nya gak??
    tq

    Komentar oleh blabla | 18 Agustus 2010


Maaf, form komentar ditutup saat ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: